Sabtu, 09 Desember 2023

Les Privat Bekasi dan Jakarta

 Menyediakan Guru Les Privat Terbaik untuk Putra Putri Anda.


Guru berkualitas dan berpengalaman

  Guru ke rumah murid atau online
            Jadwal sesuai kesepakatan dan fleksibel
    081 555 888 509





  • Apakah anak Anda kesulitan belajar sendiri?
  • Apakah anak Anda kesulitan mengerjakan banyak PR yang menumpuk?
  • Apakah Anda tidak ada waktu untuk membantu anak mengerjakan PR-nya?
  • Apakah Anda kesulitan dalam memahami materi kuliah?
  • Apakah Anda kesulitan dalam mengerjakan tugas?


Jika jawabannya "iya", solusi yang tepat yaitu
les privat bersama AHA Privat


Layanan

  • Calistung
  • Semua mata pelajaran SD
  • Semua mata pelajaran SMP
  • Baca Al Qur'an atau mengaji
  • Matematika
  • Akuntansi
  • dan lainnya



Sistem belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Yuk daftarkan anak Anda sekarang juga!


DAFTAR KE :
081 555 888 509

Sabtu, 10 Maret 2018

Impian Perjalanku Ke Raja Ampat

Indonesia terkenal dengan istilah negara kepulauan, karena Indonesia memiliki banyak pulau. Banyaknya pulau di Indonesia, menjadikan Indonesia memiliki banyak tempat alam yang indah-indah. Hampir tidak ada bagian di Indonesia yang tidak indah, karena ditutupi dengan tempat-tempat yang indah. Salah satu tempat yang indah di Indonesia yaitu, Raja Ampat.



Raja Ampat terletak di sebelah barat pulau Papua. Aku memang tidak pernah ke Raja Ampat, tetapi aku sering sekali melihat Raja Ampat di televisi dan sosial media. Melihat indahnya Raja Ampat, membuat aku tertarik untuk berkunjung kesana. Katanya disana itu surganya fauna di bawah laut. Diketahui ada 75% spesies ikan di seluruh dunia ini ada di perairan Raja Ampat. Perairan Raja Ampat memiliki ekosistem alam yang masih terjaga kelestariannya. Bukan hanya fauna, tetapi disana juga surganya flora.

Aku adalah orang yang senang sekali melihat pemandangan-pemandangan alam seperti Raja Ampat ini. Tertariknya aku dengan Raja Ampat, sampai-sampai ketika skripsi tahun lalu aku mengambil tema tentang Papua Barat, dimana Raja Ampat merupakan salah satu Kabupaten di Papua Barat. Dengan aku mengambil skripsi tersebut, aku semakin tertarik untuk berkunjung ke Papua Barat, terutama Raja Ampat. Raja Ampat merupakan impian travel terbesarku.

Jika aku berkesempatan bisa ke Raja Ampat, pertama pastinya aku harus pesan tiket pesawat. Aku si orangnya ga mau repot-repot ngantri beli tiket pesawat di airport, jadi kalau aku si lebih memilih pesan tiket di tiket.com. Melalui aplikasi tiket.com, aku bisa cari harga tiket pesawat yang sesuai budget aku, cari pesawat yang maskapainya menyediakan perjalanan ke Raja Ampat, cari jadwal penerbangan, sekaligus kelas pesawat yang aku diinginkan.

Setelah pesan tiket pesawat, sekalian deh pesan hotel juga di tiket.com. Disini aku bisa pesan hotel dengan lokasi yang aku inginkan, booking tanggal penginapan, fasilitas hotel yang menurut aku nyaman dan yang pasti, aku bisa pilih hotel sesuai budget aku. Jadi dalam satu satu aplikasi, #TiketKemanapun, akan dapat dalam satu genggaman tangan.

Selain tiket pesawat dan pesan hotel, yang wajib banget aku bawa adalah kamera. Raja Ampat itu indah banget di setiap sudutnya, jadi wajib banget aku abadikan melalui kamera. Melalui hasil foto yang nanti aku ambil, aku bisa memberitahukan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia mempunyai tempat yang sangat indah dan wajib di kunjungi.

Tiket pesawat udah, booking hotel udah dan bawa kamera udah, tak terlupakan aku harus bawa baju yang akan aku pakai untuk travelling di sana. Aku juga akan membawa makanan dan minuman yang cukup banyak, karena katanya perjalanan dari Jakarta ke Kota Sorong itu 6 jam. Belum lagi dari Kota Sorong ke Raja Ampatnya, ya kira-kira dari Jakarta ke Raja Ampat membutuhkan waktu 10 jam lebih. Jadi, perlu banget deh aku membawa makanan dan minuman yang banyak.


Ketika nanti pertama kali aku menginjakan kaki di Raja Ampat, aku akan langsung menuju ke Pulau Waigeo. Pulau Waigeo merupakan salah satu pulau yang paling mudah dijangkau dengan transportasi umum dibandingkan dengan pulau lainnya di Raja Ampat. Meskipun begitu, masih menjadi tantangan untuk menjelajahi keberagamannya. Pulau ini merupakan pulau terbesar dari empat pulau utama di Raja Ampat, dimana juga merupakan ibu kota Kabupaten Raja Ampat. Disana nanti aku mau diving, ke pulau batu karang, dan aku bisa menemukan teluk indah berdinding tebing yang menjulang. Selain pemandangan laut, aku juga senang sekali jika bisa melihat dan memasuki hutan-hutan. Nah di pulau ini, aku mau menjelajahi hutan rimba yang luas dan melihat interior pengamatan burung baik, meski sebagian besar hutannya masih belum bisa diakses.


Hari kedua, aku mau ke Pulau Misool. Pulau Misool bisa dikatakan surganya dunia dengan keindahan pantai dan tanaman laut yang begitu menakjubkan. Pulau ini berbatasan langsung dengan Laut Seram, sehingga memiliki laut lepas yang luas. Di laut lepas ini menjadi tempat strategis untuk jalur perlintasan hewan buas, seperti paus dan hiu. Aku mau melihat air laut di pulau ini yang berwarna hijau tosca dengan hamparan pasir putih disekitarnya. Pulau Misool juga disebut surga tropis, karena lingkungannya dipenuhi pepohonan hutan tropis dan bakau yang hijau. Jika aku bisa kesana, hmmm pasti hati dan pikiran akan adeemmm banget seperti hutan hujan tropis dan bakau hehehe. Di pulau ini juga ada danau ubur-ubur. Ubur-ubur disini tidak beracun, jadi aman jika aku diving.




Selain banyaknya pemandangan laut, Raja Ampat juga mempunyai air terjun yang sangat indah yaitu di Pulau Batanta. Pastinya jika aku berkesempatan ke Raja Ampat, hari ketiga, aku akan mengunjungi air terjun Batanta ini. Air terjun Batanta ini berada di pendalaman hutan bakau. Di belakang air terjun juga terdapat goa kecil yang hanya dapat dimasuki lima orang. Sebelum menjelajahi Pulau Batanta ini, aku harus trekking yang menjadi petualangan hebat bagi aku nanti jika berkunjung kesana. Di pulau ini juga, aku mau menemukan populasi burung cendrawasi. Dimana, burung cendrawasi ini merupakan ikon Papua.


Hari ke empat, aku mau berkunjung ke Pulau Salawati. Di pulau ini terdapat pantai yang masih jarang dikunjungi dan alamnya masih murni. Pulau ini menjadi saksi bisu perang dunia ke II, bisa dilihat dari peninggalan-peninggalan bunker Belanda dan Jepang yang bisa aku temukan di pulau ini. Jadi disini selain aku bisa menikmati indahnya alam, aku juga bisa mengingat-ingat sejarah perjuangan penjajahan Indonesia dan menambah ilmu pengetahuan. Di Pulau Salawati ini juga terdapat species baru, yaitu ikan Pelangi Salawati. Ikan ini hanya terdapat di Pulau Salawati, dimana ditemukan oleh tim riset Indonesia dan Perancis. Selain itu, di pulau ini terdapat pohon sagu yang lebat. Pohon-pohon sagu disini tumbuh liar tanoa ada yang menanam. Dimana, Papua terkenal dengan makanan berbahan sagu. Jadi jika aku berkesempatan ke pulau ini, aku bisa merasakan makanan berbahan sagu khas masyarakat Papua dan melihat langsung pohon-pohon sagunya.

Setelah menjelajahi setiap sudut Raja Ampat, dan mengabadikan setiap momen pemandangannya dengan berfoto-foto, pada hari ke lima, aku mau berbelanja oleh-oleh untuk keluarga dan tetangga di rumah. Setelah itu, baru deh prepare pulang dan menuju bandara.

Duh jadi semakin tertarik untuk berkunjung ke Raja Ampat. Tidak ada alasan untuk aku tidak ingin ke Raja Ampat, karena sudah jelas bahwa Raja Ampat memiliki keindahan alam yang dapat menjernihkan pikiran dan tempat mencari ilmu selain di sekolah dan kampus. Mimpi-mimpi indah ke Raja Ampat ini sudah lama sekali aku inginkan, tetapi kondisi keuangan yang membuat aku belum bisa kesini. Berharap tiket.com dan travel.detik.com dapat mewujudkan impian perjalananku ke Raja Ampat. Aamiin...

Rabu, 31 Mei 2017

Jurnal ke 6 (Translansi Mata Uang Asing)

Nama Jurnal
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis
Volume / Halaman
Vol. 2 No. 1 Halaman 35 - 44
JudulJurnal
EKSPOSURE TRANSLASI AKUNTANSI PERKEMBANGAN DAN DAMPAKNYA BAGI NEGARA-NEGARA ASIA
Nama Penulis
Fitri Ella Fauziah dan Murharsito
Tanggal Jurnal
Maret 2005
Download
Tujuan Penelitian
-
Metode Penelitian
-
Variabel Penelitian
-














HasilPenelitian
Perkembangan perekonomian yang begitu pesat ditandai dengan munculnya perusahaan-perusahaan multinasional corporation (MNCs) baik dinegara Eropa maupun di Asia yang membutuhkan translasi akuntansi untuk menyamakan laporan konsolidasi antara anak perusahaan dengan induk perusahaan (parent). Exposure translasi mencerminkan exposure laporan keuangan konsolidasi sebuah MNC terhadap pergerakan nilai tukar. Translasi laporan keuangan untuk tujuan konsolidas itidak mempengaruhi arus kas perusahaan multinasional, Karena hal inilah sejumlah analis menyatakan bahwa exposure translasi tidak relevan. Sedangkan analis-analis yang lain berpendapat bahwa Karena laporan keuangan konsolidasi mencerminkan kinerja sebuah perusahaan multinasional, maka exposure translasi menjadi relevan. Sejak penerimaan perusahaan mempengaruhi harga saham, maka banyak MNCs yang memberikan perhatian terhadap exposure translasi. Sekalipun exposure translasi ini tidak mempengaruhi aliran kas perusahaan, namun banyak investor yang cenderung bereaksi negative apabila terjadi perbedaan dalam laporan penerimaan perusahaan dan salah satunya adalah laporan penerimaan konsolidasi. Oleh karena itulah maka banyak MNCs yang kemudian memperhatikan exposure translasi. Exposure translasi tergantung pada derajat pengaruh asing yang meliputi cabang-cabang asing. Negara lokasi cabang-cabang tersebut dan metode akuntansi yang digunakan. Sehubungan dengan fluktuasi nilai tukar pada awal tahun 1970an, maka diadakan penelitian yang dirumuskan dalam Financial Accounting of Standards Board (FASB). Untuk selanjutnya hasilnya  tertuang dalam FASB 8. Setelah diberlakukan ternyata FASB 8 ini menuai banyak kritikan, untuk selanjutnya diadakan sebuah penelitian yang menghasilkan FASB 52. Perbedaan inti pada FASB 52 ini adalah bahwa nilai kekayaan asing yang tidak disimpan dalam mata uang fungsional, akan dinilai ulang pada mata uang fungsional sesuai dengan translasi yang diutamakan. Pada FASB 52 meminta semua aktiva dan kwajiban diukur memakai kurs berjalan, maka distorsi yang diakibatkan oleh exposure translasi tidak lagi muncul. Menurut FASB 52 keuntungan dan kerugian translasi tidak dimasukan dalam laporan laba rugi namun dalam ekuitas pemegang saham, pada perkiraan penyesuaian translasi kumulatif. Hal ini diharapkan akan mengurangi variabilitas dari laba bersih pasca konsolidasi, Karena hanya perubahan-perubahan actual dari laba bersih yang akan dicatat dalam laporan laba rugi. FASB 52 mampu mengurangi exposure sebuah MNCs terhadap risiko  translasi, walaupun tidak menghilangkannya secara total. Perkiraan ekuitas pemegang saham meningkat akibat keuntungan translasi atau menurun akibat kerugian translasi. Jadi rasio-rasio keuntungan seperti pengembalian atas sekuitas (laba bersih/ekuitas) dan rasio ungkitan atau leverage (hutang/ekuitas) dipengaruhi oleh keuntungan atau kerugian translasi.






Kesimpulan
Perkembangan perekonomian yang begitu pesat ditandai dengan munculnya perusahaan-perusahaan multi nasional corporation (MNCs) baik dinegara Eropa maupun di Asia yang membutuhkan translasi akuntansi untuk menyamakan laporan konsolidasi antara anak perusahaan dengan induk perusahaan (parent). Exposure translasi mencerminkan exposure laporan keuangan konsolidasi sebuah MNC terhadap pergerakan nilai tukar. Untuk mengukur exposure translasi, perusahaan-perusahaan multinasional dapat memprediksi laba dalam masing-masing valuta asing, dan kemudian menentukan dampak potensial dari pergerakan nilai tiap valuta asing terhadap valuta negara asal mereka. Exposure translasi tergantung pada derajat pengaruh asing yang meliputi cabang-cabang asing.


Pendapat Mengenai Jurnal
Risiko dari adanya exposure translasi harus ditanggulangi dengan melakukan perbaikan dalam peraturan-peraturan yang terkait dengan akuntansi.
Jurnal tersebut sudah bagus penjelasannya hanya saja dalam jurnal tersebut informasinya masih kurang lengkap, yaitu tidak memuat tujuan, metode dan variable yang digunakan.

Jurnal ke 12 (Perpajakan Internasional dan Penetapan Harga Transfer)

Riview Jurnal Perpajakan Internasional dan Penetapan Harga Transfer
Nama Jurnal
Jurnal Akuntansi dan Investasi
Volume
Vol. 16 No. 1 Halaman 63 - 73
Judul Jurnal
Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive dan Mekanisme Bonus
Terhadap Keputusan Transfer Pricing
Download
http://journal.umy.ac.id/index.php/ai/article/view/1348
Nama Penulis
Mispiyanti
Tanggal Jurnal
Januari 2015
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  bukti empiris pengaruh pajak, tunneling incentive dan mekanisme bonus terhadap keputusan transfer pricing perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling
Variabel Penelitian
Variabel penelitian yang digunakan adalah tentang pajak.
Hasil Penelitian
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pajak dan mekanisme bonus tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan transfer pricing. Sementara, tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap keputusan transfer pricing.


Kesimpulan


Berdasarkan hasil analisis pengaruh dari variabel pajak, tunneling incentive dan mekanisme bonus terhadap keputusan transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010 sampai dengan tahun 2013 dapat diambil kesimpulan bahwa hasil pengujian empiris menunjukkan bahwa pajak dan mekanisme bonus tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan transfer pricing perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2010 sampai dengan tahun 2013. Namun untuk variabel tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap keputusan transfer pricing perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2010 sampai dengan tahun 2013. Implikasi dalam penelitian tentang praktik transfer pricing pada perusahaan multinasional dengan status kepemilikan asing adalah transfer pricing merupakan suatu harga jual khusus yang dipakai dalam pertukaran antar divisi atau perusahaan. Namun dalam praktiknya, transfer pricing banyak digunakan secara ilegal guna meminimalkan beban pajak perusahaan. Namun dalam penelitian ini tidak terbukti, kemungkinan perusahaan mengurangi beban pajak perusahaan dengan menerapkan manajemen pajak. Mekanisme bonus merupakan salah satu strategi atau motif perhitungan dalam akuntansi yang tujuannya adalah untuk memberikan penghargaan kepada direksi atau manajemen dengan melihat laba secara keseluruhan. Adanya kebijakan bonus yang sudah tepat, maka pemilik berharap manajemen dapat meningkatkan kinerja perusahaan melalui efisiensi pembayaran pajak. Namun, upaya menghemat pengelua-ran pajaknya tidak selalu dilakukan dengan faktor mekanisme bonus, tetapi perusahaan dapat melakukan manajemen pajak yang dapat berpengaruh terhadap nilai perusahaan secara keseluruhan.
Tanggapan
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat memberikan maanfaat dan pengetahuan lebih bagi pembaca mengenai pengaruh dari variabel pajak, tunneling incentive dan mekanisme bonus terhadap keputusan transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010 sampai dengan tahun 2013. Dan jurnal ini mungkin bisa dikembangkan lagi untuk penelitian ilmiah dikarenakan jurnal ini hanya berfokus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar dibursa efek Indonesia.

Jurnal ke 8 (Jurnal Standar Akuntansi dan Akuntansi Global)

Riview Jurnal Standar Audit dan Akuntansi Global
Nama Jurnal
Jurnal Akuntansi
Volume
Vol. 10 No. 3 Halaman 257 – 268
Judul Jurnal
Dampak Krisis Kelangsungan Hidup Perusahaan Terhadap Informasi Akuntansi dan Peran Akuntansi
Download
Dokumen.tips/documents/dampak-krisis-kelangsungan-hidup-perusahaan-terhadap-informasi-akuntansi.html
Nama Penulis
Elizabeth Sugiarto Dermawan
Tanggal Jurnal
September 2010
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa penting informasi akuntansi dan peran akuntansi terhadap kelangsungan hidup perusahaan.
Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi.
Variabel Penelitian
Variabel penelitian yang digunakan adalah peran akuntansi dan informasi akuntansi.
Hasil Penelitian
Hasilnya yaitu bahwa informasi akuntansi dan peran akuntansi sangat penting karena  peran akuntan sebagai penyedia informasi dari perusahaan kepada peng­guna untuk pengambilan keputusan memang wajib ditingkatkan. Relevansi lebih diperhatikan dalam pengambilan keputusan, namun perlu diingat bahwa karakteristik kualitatif laporan keuangan bukan hanya relevan, masih ada un­derstandability, reliability, dan comparability. Trade off diantara karakteristik kualitatif inilah yang perlu diperhatikan oleh badan penyusun standar (Ikatan Akuntan Indonesia) ketika memutuskan tahun 2012 full adoption IFRS.


Kesimpulan


Sejarah membuktikan bahwa krisis perekonomian akan selalu terjadi dimana dapat berujung pada perang dunia, seperti Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Kaitan akuntan dengan perekonomian memang tidak langsung terlihat, namun kadangkala setiap krisis perekonomian terjadi akuntan dikatakan tidak dapat lepas tanggungjawab, hingga dikatakan akuntansi tidak kebal terhadap perkembangan zaman. . dan peran akuntan sebagai penyedia informasi dari perusahaan kepada peng­guna untuk pengambilan keputusan memang wajib ditingkatkan. Relevansi lebih diperhatikan dalam pengambilan keputusan, namun perlu diingat bahwa karakteristik kualitatif laporan keuangan bukan hanya relevan, masih ada un­derstandability, reliability, dan comparability. Trade off diantara karakteristik kualitatif inilah yang perlu diperhatikan oleh badan penyusun standar (Ikatan Akuntan Indonesia) ketika memutuskan tahun 2012 full adoption IFRS.
Tanggapan
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat memberikan maanfaat dan pengetahuan lebih bagi pembaca mengenai peran akuntan dikelompokkan menjadi empat yaitu: The Actor, The Conceptor, The Doer, dan The Adminstrator. The Actor adalah akuntan yang banyak terlibat dalam tingkat stratejik dan sering menggunakan konsep-konsep akuntansi dalam tugas. The Conceptor adalah akuntan yang banyak mengerti konsep akuntansi tetapi keahliannya belum terlalu dibutuhkan organisasi. The Doer adalah akuntan yang tidak banyak paham konsep akuntansi tetapi cukup banyak menggunakan konsep akuntansi. The Administrator adalah para akun­tan yang tidak banyak memahami dan menggunakan kosep akuntansi dalam organisasi. Dengan makin pesatnya perkembangan teknologi peran akuntan sebagai the administrator dan the doer dapat dilakukan dengan bantuan kom­puter, sehingga kebutuhan akan tenaga akuntan dikedua peran ini cenderung berkurang. Akuntan yang ingin unggul dalam persaingan perebutan lapangan kerja wajib membekali diri agar dapat berperan sebagai the conceptor atau bahkan the actor.

Jurnal ke 7 (Pelaporan Keuangan dan Perubahan Harga)

Riview Jurnal Pelaporan Keuangan dan Perubahan Harga
Nama Jurnal
Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen (JRBM)
Volume
Vol. 3 No. 1 Halaman 11 - 20
Judul Jurnal
Perubahan Kinerja Keuangan Terhadap Perubahan Harga Saham Pada Perusahaan Food and Beverages
Download
fe.unpas.ac.id/fe_app/uploaduser/artikel/Kinerja_Keuangan.pdf
Nama Penulis
Ardi Gunardi
Tanggal Jurnal
Februari 2010
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis serta membuktikan secara empiris apakah komparatif mengenai kualitas informasi akuntansi dan kinerja keungan sebelum dan sesudah penerapan IFRS.
Metode Penelitian
Metode penelitian deskriptif yang digunakan, maka dapat diperoleh perkembangan besarnya perubahan kinerja keuangan ( Return on Equity, Price Earning Ratio, dan Earning per Share), serta perubahan harga saham pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007
Variabel Penelitian
Variabel penelitian yang digunakan adalah  Return on Equity, Price Earning Ratio, dan Earning per Share terhadap perubahan harga saham pada perusahaan industry makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005 sampai dengan periode 2007.
Hasil Penelitian
Hasilnya yaitu bahwa varians yang terjadi pada perubahan harga saham (Y) sebesar 78,2% ditentukan oleh varians yang terjadi pada perubahan ROE, perubahan PER, dan perubahan EPS, sedangkan pengujian koefisien determinasi secara parsial didapat bahwa perubahan EPS yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap perubahan harga saham.


Kesimpulan


Berdasarkan  hasil analisis, didapat hasil yang menunjukkan bahwa varians yang terjadi pada perubahan harga saham (Y) sebesar 78,2% ditentukan oleh varians yang terjadi pada perubahan ROE, perubahan PER, dan perubahan EPS, sedangkan pengujian koefisien determinasi secara parsial didapat bahwa perubahan EPS yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap perubahan harga saham.
Tanggapan
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat memberikan maanfaat dan pengetahuan lebih bagi pembaca mengenai varians dalam perubahan kinerja keuangan (Return on Equity, Price Earning Ratio, dan Earning per Share), serta perubahanharga saham pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2005-2007. Melalui metode penelitian deskriptif yang digunakan, maka dapat diperoleh perkembangan besarnya perubahan kinerja keuangan (Return on Equity, Price Earning Ratio, dan Earning per Share), serta perubahan harga saham pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007.  yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap perubahan harga saham ditentukan oleh varians yang terjadi pada perubahan ROE, perubahan PER, dan perubahan EPS, sedangkan pengujian koefisien determinasi secara parsial didapat bahwa perubahan EPS yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap perubahan harga saham.

Jurnal ke 9 (Analisis Laporan Keuangan Internasional)

Judul Jurnal
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN INTERNASIONAL: DAMPAK DARI HARMONISASI MELALUI IFRS
Volume / Halaman
-
Nama Penulis
Mafudi dan Negina Kencono Putri
Tahun Jurnal
-
Tujuan Penelitian
Melihat pengaruh perbedaan akuntansi pada analisis laporan keuangan diberbagai negara dengan melihat hasil berbagai uji empiris yang telah dilakukan.
Metode
Tax pavable atau tax effect
Variabel Penelitian
Variabel bebas: Dampak perbedaan keragaman akuntansi
Variabel terikat: Analisis laporan keuangan internasional
Hasil Penelitian
Tujuan penyusunan dan pengguna masing-masing negara juga berbeda, tergantung pada kondisi ekonomi, sosial, politik dari sistem akuntansi-nya dimana negara tersebut berada.
Kesimpulan
Dari hasil penelitian empiris diatas dapat ditunjukkan bahwa perbedaan rasio keuangan tetap signifikan dalam beberapa hal ketika perbadingan dibatasi untuk pasangan negara tertentu terutama untuk masalah likuiditas, solvency, indebtedness dan ROA berdasarkan operating income. Gambaran secara keseluruhan dari suatu perusahaan dipengaruhi oleh keragaman aturan terhadap item-item laporan keuangan. Setelah mengungkapkan beberapa perbedaan dalam praktek akuntansi antar negara, maka perlu dipertimbangkan adanya harmonisasi. Harmonisasi tersebut dapat ditempuh dengan cara meningkatkan disclosure atas laporan keuangan atau dengan cara mengurangi alternatif pemilihan metode akuntansi. Agar usaha untuk meminimalkan keragaman akuntansi ini berhasil, maka komunitas bisnis global harus dilibatkan. Berbagai regulator dari berbagai negara harus bekerja sama agar tidak ada preferensi yang diberikan untuk perusahaan domestik maupun multinasional sejauh persyaratan accounting treatment atau disclosure dipertimbangkan. Para regulator harus yakin bahwa mereka dapat memenuhi tanggung jawabnya untuk menyediakan informasi yang komparabel bagi seluruh investor.
Pendapat Mengenai Penelitian
 Dalam penelitian ini tidak menampilkan pelaporan keuangan, sehingga sebagai pembaca sulit untuk melihat perbedaannya. Di penelitian ini hanya diungkapkan bahwa ada perbedaan yang signifikan. Tetapi penelitian ini sudah rinci mengenai cara harmonisasi yang dapat ditempuh.